Home » » kisah cinta seorang anak

kisah cinta seorang anak

Written By Mat Techcomp on Jumat, 23 September 2011 | September 23, 2011

Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki,
wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,
memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini
memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain
saja.

Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya
membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun
melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya
menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga
Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan
membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa
stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu
melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu
menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun, Sam meninggal
dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi
semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya
mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya
pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang
sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya
tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar
hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak
kejadian itu.

Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia
Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat
buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah
sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah
berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah
perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi
yang mengingatnya.

Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti
sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari
betapa jahatnya perbuatan saya dulu.tiba-tiba bayangan Eric melintas
kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric. Sore
itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad
dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Mary, apa yang
sebenarnya terjadi?”

“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal
yang telah saya lakukan dulu.” aku menceritakannya juga dengan
terisak-isak. Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah
memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis
saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang.
Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari
hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya
tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric.. Eric…

Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada
sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya
mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali
potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan
Eric sehari-harinya. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap
sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala
ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.

“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”

Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal
dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”

Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh tega, Tahukah kamu, 10
tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus
menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega,
saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya.
Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah,
namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan
yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis
setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”

Saya pun membaca tulisan di kertas itu…

“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama
Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji
kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…”

Saya menjerit histeris membaca surat itu. “Bu, tolong katakan…
katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!
Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”

Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.

“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric
telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya
sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan
di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut
apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya
ada di dalam sana… Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari
belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang
lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.”

selesai

 photo BF879CE66F3615CEDC59584E42CC4A28_zpsd0563aa2.png
Share this article :

1 komentar:

  1. Coin Casino » Play the Best Online Casinos With
    Coin Casino is a great choice for both 코인카지노 도메인 new and experienced players. This is due to the wide variety of casino games and the great gameplay

    BalasHapus

eeeithh...."jangan lupa coment nyaaaaa"

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Popular Posts

Categories

:ketika cinta terhalang orang tua (1) 10 tips manjadi pasangan yg lebih baik (1) 20 alasan putus cinta yang konyol (1) 3 tips agar di hargai kekasih (1) 7 langkan jauhi rasa cemburu (1) 8 alasan mengapa wanita ingin selungkuh (1) aku ingin memilikimu (1) aku mencintaimu dengan sederhana (1) AMA yang sangat mencintai bunga kamboja (1) balai kartini yang menyeramkan (1) beda agama (1) bunga kenangan (1) cahaya di tungku hati (1) cara membuat wanita nyaman di samping pria (1) cerbung (1) CERBUNG (1) cerita cinta *cintaku* (1) cerita cinta dari genta (1) cerita dari bandung (1) cerpen cinta (1) cerpen gadis kecil (1) cerpen hidup (1) cincin bernama (1) cinta berawal dari sms nyasar (1) cinta berdarah (1) cinta membuatku ternista (1) cinta sejati seorang istri (1) cinta sepotong mimpi (1) cinta tarnisa untuk rio (1) cinta terhalang perbedaan (1) CINTA YANG INDAH TAPI SINGKAT (1) cinta yang terpilih (1) cinta yang tertinggal (1) cinta yg tertukar karena nasi goreng (1) cintaku berawal dari uang seribuan (1) cintasegitiga (1) ciuman pertama dan terakhir (1) diary untuk iank (1) dilema rumah tangga (1) gadis SMP (1) hadiah cinta yang tak ternilai (1) hubungan jarak jauh (1) ingin sllu mencintai dan di cintai (1) Is True Love And Always Together Forever (1) kakaek marijan (1) kasih sayang seorang ibu (1) kasih tak sampai (1) kata cinta romantis (1) kata kata bijak terbaru (1) kata kata cinta (1) kehancuran cinta yang membawa berkah (1) ketika cinta harus memilih (1) ketika cinta terurai menjadi perbuatan (1) kisah cinta anak desa (1) kisah cinta di antara 2 hati (1) kisah cinta di internet (1) kisah cinta penderita HIV/AIDS (1) kisah cinta seorang anak (1) kisah sedih si gadis miskin (1) kisah seorang guru (1) kisah seorang lelaki (1) kissing itu menyehatkan (1) kumpulan kata kata bijak (1) lelaki muda dan gadis kecil (1) luka dan air mata (1) macam macam jomblo (1) masalah seksual serius pada wanita (1) memahami Makna sebuah Cinta (1) membayar harga sebuah cita cita (1) menangis dalam ego (1) menanti di ujung resah (1) Menemukan Kelebihan dalam Kekurangan Pasangan (1) menghilangkan virus/worm hp (1) mimpi terindah sebelum mati (1) mohon yang berwenang untuk mengusut nya (1) mutiara cinta (1) my girls foto (1) Nilai Sebuah Kejujuran (1) nyonya alvi dan mawar hitam (1) pasangan lesbian (1) pembasmi jerawat (1) penantian sang ayah (1) penantian sebuah cinta (1) pengorbanan cinta (1) PERAWAN (1) perempuan abu abu (1) puisi untukmu (1) sahabat sejati bukan memberi pada saat orang meminta (1) sang primadona (1) sebuah jalan (1) sebuah penantian panjang (1) sekuntum cinta pengantin surga (1) senja di batas penantian (1) sepasang sepatu (1) sepercik cinta dan sahabat (1) sifat jelek lelaki (1) strategi jitu hadapi omelan ortu (1) suka duka karyawati diskotik (1) tahun baru 2011 (1) TIPS MENJADI SELINGKUHAN PACAR KE DUA (1) tragedi cinta (1) tragedi kisah percinta"an (1) ucapan vallentine (1) wanita ketika datang bulan (1) wanita yg pernah ternoda (1)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

  • Add to Facebook
  • Add to Digg
  • Add to Twitter
  • Add RSS Feed
 
Author : Rahmat Arya Efendi
Copyright © 2013. Sang Pencinta - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger